lagi-lagi valentin...

29 Januari 2009

ngomentarin R U Moslem ?

Melihat bentuk ketidakadilan, kesewenang-wenangan Penguasa Romawi tersebut, Seorang pemuda yg bernama Valentinos atau orang yg bernama Valentine mempertahankan percintaannya diwilayah kekuasaan Kaisar II, bahkan dia melaksanakan perkawinannya dengan sembunyi-sembunyi kendati Sang Kaisar melarang hal ini. Akhirnya berita tentang perkawinannya tercium juga oleh Sang Kaisar, Seketika itu Ia menangkap dan memenjarakan Valentine hingga ia meninggal tanggal 14 Pebruari 270 Masehi.

Beberapa ratus tahun kemudian acara Valentine Day berkembang pesat seperti yg kita kenal dewasa ini, pada waktu itu Agama Kristen lagi pesat-pesatnya berkembang di Eropa.

Sedangkan legenda yang lain menyatakan bahwa Ketika Valentine dipenjara di Romawi , Ia tertarik dengan seorang gadis dan jatuh cinta kepadanya, gadis yang pernah mengunjunginya selama masa penahananya, dimana gadis itu sendiri saudara dari orang yg memenjarakan Valentine. Diduga Ia menulisi surat kepada gadis tersebut dan menandatanganinya “from your valentine”. Paus Gelasius kemudian mendeklarasikan tanggal 14 Pebruari sebagai Valentine Day sekitar abad 498 M.Demikianlah beberapa legenda seputar valentine day, namun yang jelas bahwa masih terjadi kesamaran, dan bias seputar valentine day dan legenda versi lain mengatakan bahwa valentine merupakan figur yang simpatik dan romantis dan heroik.

Itulah sedikit tentang asal-usul hari valentine day dimana kemunculannya dari Kerajaan Romawi, kendati berdasarkan ceritanya hanya seorang pemuda yg memberikan surat cinta kepada seorang gadis namun sekarang tradisi merayakan valentine day telah berubah, valentine day dirayakan dengan berbagai kemaksiatan, pelanggaran hukum syara’, dan diisi berbagai aktivitas menghambur-hamburkan uang. Sangat jelas aktivitas yang sangat bertentangan dengan hukum syara’ ini patut dijelaskan kepada umat islam, sehingga mereka memahami keharaman perayaan valentine day ini, meninggalkannya.


- - - - - - - - - - - - - - - - -

di sini dah dijelasin asal usulnya valentine, SAMA SEKALI GA ADA HUBUNGANNYA DENGAN KEKAFIRAN

malah kalau nilai moral, justru berhubungan banget ama ajaran tuhan
gimana seseorang mempertahankan cintanya kepada orang yang dikasihi meski ditentang oleh kekuasaan

nilai moral ini yang sepatutnya kita tiru

terus hanya karena yang mendeklasarikan adalah seorang paus
kemudian kita menolak nilai moral itu

menurutku itu hal yang picik...
hanya karena agama lain mengajarkan sebuah kebaikan, lalu kita menolaknya

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Maka sangat jelas kita tidak diperbolehkan “tashabuh”, menyerupai, meniru-niru cara hidup orang kafir yang lahir dari pandangan hidupnya, sudah seharusnya kita tinggalkan semua budaya kufur tersebut jauh-jauh.


terus kalo kita liat temen kita yang ateis menolong orang menyeberang jalan, atau membantu menunjukkan arah... apakah kemudian kita dilarang melakukan hal yang sama...

TERUSTERANG AKU KEBERATAN

aku punya teman yang atheis.. tapi dia lebih jujur daripada seorang yang mengaku beragama tetapi terpaksa dikeluarkan dari pekerjaan karena ketauan nyolong uang kas toko...

setelah valentine's day dipopulerkan oleh gereja
muncul pembiasan dalam pelaksanaannya
tapi intinya sama, valentine's day adalah hari dimana kita mengungkapkan rasa cinta kita kepada orang yang dikasihi

ada yang mempersepsikan valentine sebagai
- saat mengungkapkan cinta pada pacar
- saat mengungkapkan cinta pada teman
- saat mengungkapkan cinta pada keluarga
- saat mengungkapkan cinta pada musuh sekalipun

cara-caranya saja yang berbeda

kalo ga setuju dengan ciuman pada pacar, ya ngga usah dilakukan
tinggal pilih cara yang sesuai dengan ajaran tuhan
yang penting kan niatnya... gimanapun caranya, pasti orang yang kita kasih ungkapan cinta kita akan ngerasa senang

aku inget cerita enid blyton tentang nenek pelit penjual roti, setelah menerima ucapan terimakasih yang tulus dari seorang anak kecil, akhirnya dia berubah menjadi nenek baik hati dan suka memberi...

bayangkan kalo kita terus-terusan mengungkapkan cinta kita kepada semua orang... pasti suatu saat, hati yang keras dan picik itu bisa berubah menjadi hati yang lembut dan penuh kasih...

belanja pernak pernik valentine dikatakan pemborosan... apa bedanya dengan belanja baju lebaran dan makanan yang berlebihan saat lebaran...
lagi-lagi, itu kan sebenenarnya cuman terbawa suasana, saking semangatnya merayakan hari tersebut.. apa salahnya.. selama ngga memaksakan kondisi keuangan sendiri...

kalo orang lain merayakan valentine dengan menebarkan kasih sayang..
kita yang di sini, merayakan valentine dengan menebarkan kebencian pada valentine...

permasalahan soal valentine aku rasa adalah permasalahan yang akan terus ada sampai akhir jaman... ngga akan terselesaikan..

sama seperti setiap mau pemilu kita ngomongin golput.. atau setiap mau tahun ajaran tahun baru kita ngomongin ospek...

dibahas terus, tapi ngga ada pemecahannya
all i can say is...

semuanya tergantung pada dirimu sendiri ... dan keyakinanmu
ngga perlu ngurusin orang laen

0 komentar:

Posting Komentar